Pengaruh PH Air Terhadap Ikan


Pengaruh pH air terhadap ikan – Usaha budi daya ikan di perairan akan berjalan dengan baik apabila air dengan pH 6,5 sampai 9,0 dengan kisaran maksimal 7,5 sampai 8,7. Ph air sangat mempengaruhi tingkat kebagusan air karena akan mempengaruhi kehidupan jasad renik. Apabila perairan asam kurang produktif maka akan membunuh hewan budidaya di dalam air.

Pengaruh pH Air Terhadap Ikan

Pada suasana basa,jika pada pH tinggi kandungan oksigen terlarut akan bertambah akibatnya konsumsi oksigen menaik dan nafsu makan akan berkurang. Sedangkan pada suasana asam,jika pada pH rendah kandungan oksigen akan berkurang akibatnya konsumsi oksigen menurun dan nafsu makan akan bertambah.

Hubungan pH air dengan ikan budidaya yaitu:

1.Apabila pH air <4,5 akan meracuni ikan budidaya karena pada pH tersebut air bersifat racun.

2.Apabila pH air 5 sampai 6,5 ikan akan sensitive terhadap bakteri dan parasit akibatnya pertumbuhan ikan akan terhambat.

3.Apabila pH air 6,5 sampai 9,0 ikan mengalami pertumbuhan pesat.

4.Apabila pH air >9,0 pertumbuhan ikan akan terhambat.

Oksigen terlarut sangat dibutuhkan oleh kehidupan di perairan. Oksigen terlarut yang dibutuhkan berbeda-beda menurut jenis ikan dan fase kehidupan ikan. Biasanya pada fase dini akan membutuhkan oksigen terlarut lebih banyak dari pada fase lanjutan yang membutuhkan oksigen terlarut lebih rendah. Batas kritis ikan tergantung pada aklimatisasi dan faktor lingkungannya.

Oksigen terlarut sangat di butuhkan oleh semua kehidupan baik di kehidupan perairan maupun bukan. Pada kehidupan perairan ada yang dapat hidup tanpa oksigen,ada yang dapat hidup dengan oksigen terlarut hanya sebentar tapi membutuhkan persediaan oksigen yang besar. Sebagian besar ikan dapat hidup dengan oksigen terlarut yang rendah sekali tapi tidak dapat hidup tanpa oksigen terlarut sama sekali.

Faktor-faktor yang mempengaruhi keadaan oksigen terlarut dalam air salah satunya yaitu suhu. Karena keadaan oksigen terlarut sangat berpengaruh terhadap kehidupan ikan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Oksigen terlarut dalam air berasal dari:

1.Langsung dari udara

Penyerapan oksien dari udara dapat dilakukan dengan cara difusi langsung dari udara dan bisa juga dengan melalui pergerakan air yang teratur contohnya air terjun dan rotasi air.

2.Hasil fotosintesis tumbuhan berklorofil

Kegiatan tumbuhan berklorofil melepaskan oksigen langsung ke dalam air melalui fotosintesis.

Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil fotosintesis yaitu:

1.Jumlah tumbuhan perairan pada suatu perairan

2.Lamanya cahaya matahari yang efektif diterima oleh tumbuhan air.

Pada perairan umum, pemasukan oksigen ke dalam air bisa juga dibawa oleh aliran air yang masuk. Aliran air yang masuk akan mencapur aduk air, sehingga akan mendorong proses difusi. Air hujan yang turun juga menambah pemasukan oksigen ke dalam air. Biasanya hujan yang turun mengakibatkan suhu menjadi rendah. Hal ini akan meningkatkan kemampuan air untuk mengikat oksigen lebih banyak. Dan hujan juga menambah volume air sekaligus menambah oksigen terlarut ke dalam perairan tersebut.

Untuk mengukur pH air secara cepat dan akurat anda bisa menggunakan alat ukur pH meter. Pada toko alat ukur umumnya jual pH meter. Di CV JAVA MULTI MANDIRI juga jual pH meter untuk mengukur kadar pH air maupun kadar pH tanah.

Incoming search terms:

  • pengaruh ph
  • pengaruh keasaman ph terhadap ikan
  • Ph air dan pertumbuhan ikan
  • pengaruh ph air untuk ikan
  • pengaruh kandungan oksigen terhadap nafsu makan ikan
  • pengarub Ph terhadap ikan
  • oengaruh pH terhadap lingkunga ikan
  • hubungan PH dengan budidaya ikan
  • efek ph tinggi untuk ikan
  • Apa pengaruh ph tanah terhadap pertumbuhan ikan

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *