Pengaruh Ph Air Dalam Air Limbah

1 min read

Pengaruh pH Air Dalam Air Limbah –  pH merupakan   derajat keasaman yang digunkan untuk mengetahui  nilai keasaman atau kebasaan dari  suatu larutan. Karena air merupakan komponen yang sangat penting bagi kehidupan manusia, maka kita perlu menjaganya agar tetap bersih dan dapat selalu dimanfaatkan oleh manusia.

Pengaruh pH Air Dalam Air Limbah

Namun karena semakin banyaknya perusahaan yang tidak memperhatikan keberlangsungnya sumber daya alam menjadikan pembuangan limbah keberbagai tempat termasuk juga disungai. Sehingga sudah banyak sungai disekitar kita banyak yang tercemar limbah. Tidak hanya dari perusahaan yang membuang limbah disungai,namun pencemaran pada sungai dapat bersumber dari pemakaian plestisida yang berlebihan yang secara tidak langsung terbawa oleh air hujan lalu masuk kedalam sungai.

pH air sangat dibutuhkan untuk mengetahui kandungan pH yang terdapat pada air yang tercemar. Sehingga kita mampu mengatasinya sesuai degan kadar pH yang terdapat pada cairan limbah tersebut. Karena pada pengolahan limbah dapat kita ketahui air limbah yang akan kita olah memerlukan microorganisme.

Jumlah pH yang dapat ditolerir microorganisme sekitar  6.5 sampai 8.5. Apabila pH pada sebuah limbah memiliki jumlah yang tidak sesuai maka microorganisme tidak dapat melakukan metabolisme secara sempurna yang disebakan oleh adanya penurunan kinerja pada proses biologi. Sehingga proses penyisihan organik pada air limbah tidak dapat berjalan dengan semestinya dan dapat memakan waktu yang cukup lama. Tidak hanya itu pH yang yang tidak sesuai dapat mengakibatkan adanya microorganisme yang tidak diinginkan.

Pemantauan pH sangat diperlukan oleh instalasi yang mengolah limbah dengan pengolahan kimia karena reaksi-reaksi kimia sangat dipengaruhi oleh jumlah pH.Adanya pH yang tinggi biasanya terdapat  pada proses pengendapan logam sehingga flukon hanya dapat bekerja pada pH tertentu.

Sehingga sinyal muncul pada operator instalasi pengolahan untuk mengubah dosis bahan kimia sesuai dengan kebutuhan. Namun setelah kita olah kita tidak dapat mebuangnya secara langsung karena kita perlu mengukurnya terebih dahulu dengan pH meter sampai memenuhi pH yang normal. Sehingga apabila kita  membuangnya ke sungai kehidupan biota perairan tidak terganggu.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mengolah limbah yaitu :

1.Mengukur pH pada air limbah yang akan diukur sebagai panduan untuk tindakan pengolahan bagi instasi dan karakteristik awal air imbah.

2.Untuk memastikan kondisi air limbah yang akan memasuki reaktor biologi sudah sesuai dengan persyaratan proses biologi maka kita perlu mengukur air tersebut dengan pH meter.

3.Pada proses netralisasi mengukur pH adalah hal terpenting untuk menentukan dosis bahan kimia yang akan digunakan serta memantau keberhasilan proses.

4.penambahan bahan kimia yang sesuai dengan dosis.

5.Pengukuran kembali pada air limbah sebelum dibuang agar mencapai pH netral.

Untuk mengukur pH pada air limbah kita tidak perlu binggung mencari alatnya. Karena kita hanya perlu membeli pH meter saja yang sudah banyak dijual ditoko alat ukur.  Di  CV Java Multi Mandiri juga menjual pH meter,serta berbagai alat ukur lainnya.

Incoming search terms:

  • pengaruh pH netral pada air limbah hotel

Pentingnya Saat Memakai Moisture Meter

Pentingnya saat memakai moisture meter – Moisture meter dipakai untuk mengukur mengetahui air dalam suatu zat tertentu. Info ini dapat digunakan untuk menentukan apakah...
404 Crew
1 min read

Gas Yang Timbul Pada Fermentasi

Gas Yang Timbul Pada Fermentasi – Gula merupakan bahan yang umum pada fermentasi. Contoh hasil fermentasi yaitu etanol, asam laktat, dan juga hidrogen. Namun...
404 Crew
1 min read

Pentingnya Fungsi Moisture Meter

Pentingnya Fungsi Moisture Meter  – Moisture meter yaitu alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kandungan air yang terdapat pada zat. Alat ini dapat juga dipakai...
404 Crew
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *