Gas Yang Menyebabkan Efek Rumah Kaca


Gas Yang Menyebabkan Efek Rumah Kaca –  Efek rumah kaca disebabkan oleh naiknya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfir. Ada 6 senyawa gas rumah kaca yang disetujui dalam protokol kyoto yaitu karbondioksida, metana dan lain – lain.

Gas Yang Menyebabkan Efek Rumah Kaca

1.Karbondioksida (CO₂)
Peningkatan konsentrasi gas CO₂ ini diakibatkan oleh peningkatan pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melebihi kemampuan tumbuhan dan juga laut untuk mengabsorbsinya.

2.Metana (CH₄)
Metana adalah insulator yang efektif, bisa menangkap panas 20 kali lebih banyak jika dibanding dengan karbondioksida. Metana diperoleh dari proses pembusukan limbah organik di daerah pembuangan sampah, bahkan bisa dikeluarkan oleh hewan tertentu, terutama sapi, sebagai produk samping dari pencernaan. Gas ini akibatnya lebih parah daripada karbondioksida, namun jumlahnya lebih sedikit dibanding dengan karbondioksida, sehingga akibatnya tidak sebesar karbondioksida.

3.Nitrogen Oksida (N₂O)
Nitrogen merupakan gas insulator panas yang kuat. Nitrogen diperoleh dari pembakaran bahan bakar fosil dan juga oleh lahan pertanian. Nitrogen dioksida bisa menangkap panas 300 kali lebih besar dari CO₂.

4.Chloro-Fluoro-Carbon (CFC)
CFC atau disebut juga dengan freon. Gas CFC diperoleh oleh pendingin yang memakai freon, seperti kulkas, AC, dan lain – lain. Gas ini selain bisa menahan panas juga bisa mengurangi lapisan ozon, yang berfungsi untuk menahan sinar ultraviolet masuk ke dalam bumi.

CFC menyerang Ozon, sebabnya kandungan Ozon di angkasa akan menipis dan menyebabkan lubang di kutub utara dan selatan, sehingga ultraviolet bisa menerobos masuk ke atmosfer dan mengakibatkan terjadinya radiasi.

5.Hidro-Fluoro-Carbon (HFCs)
HFCs atau disebut juga freon. Gas HFCS juga diperoleh oleh pendingin yang memakai freon, seperti kulkas, AC, dan juga terbentuk selama manufaktur berbagai produk, termasuk juga busa untuk insulasi, perabotan, dan tempat duduk di kendaraan dan bisa menyebabkan pemanasan global.

6.Sulfur Heksafluorida (SF₆)
Konsentrasi gas sulfur heksafluorida di atmosfer meningkat dengan cepat, walaupun masih termasuk jarang di atmosfer namun gas ini bisa menangkap panas lebih besar dari gas rumah kaca yang sudah dikenal sebelumnya. Sampai saat ini sumber industri penghasil gas sulfur heksafluorida masih belum teridentifikasi.

Selain gas rumah kaca di atas ada juga gas rumah kaca yang lain seperti:
1.Uap Air
2.Nitrogen triflorida (NF3)
3.Sulfur dioksida (SO₂)
4.Nitrogen monoksida (NO)

Untuk mendeteksi kebocoran gas anda bisa memakai alat cek kebocoran gas karena alat ukur ini merupakan alat ukur yang akurat untuk mendeteksi kebocoran gas. Apabila anda membutuhkan alat ini anda bisa mencarinya di website alat ukur Indonesia karena di sana menyediakan berbagai macam alat ukur dengan kualitas terbaik.

Incoming search terms:

  • gambar efek rumah kaca

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *