Gas Penyebab Polusi Udara


Gas Penyebab Polusi Udara – Salah satu jenis pencemaran lingkungan yang mempunyai dampak paling luar biasa untuk kelangsungan kehidupan manusia adalah pencemaran udara. Dibandingkan pencemaran air, tanah, maupun pencemaran suara, pencemaran udara butuh memperoleh prioritas utama dalam penanggulangannya.

Gas Penyebab Polusi Udara

Pencemaran udara butuh memperoleh prioritas utama dalam penanggulangannya sebab pencemaran udara dapat menyebabkan masalah yang lebih besar pada jangka waktu yang singkat.

Pencemaran udara terjadi disebabkan oleh bahan pencemar yang masuk ke lingkungan udara. Biasanya bahan pencemar berbentuk gas yang sangat mudah menyebar. Beberapa gas yang paling berbahaya yang termasuk jenis polutan penyebab pencemaran udara yaitu karbon monoksida, ozon, timbal, nitrogen dioksida, partikulat matter, dan juga sulfur dioksida.

Gas detector adalah salah satu alat yang dipakai untuk mendeteksi kebocoran gas. Apabila anda butuh informasi tentang toko yang jual gas detector, anda bisa mengunjungi website alat ukur Indonesia. Karena di sana menyediakan gas detector yang berkualitas dan terpercaya.

1. Karbon Monoksida
Pembakaran bahan bakar fosil dari kendaraan dan mesin bisa menghasilkan karbon monoksida. Polutan ini sangat mudah terikat oleh haemoglobin dibandingkan dengan oksigen dan dapat menimbulkan penyakit jantung, menyebabkan nyeri dada, dan juga gejala yang lain.

2. Ozon
Dengan bantuan sinar matahari reaksi kimia senyawa organik volatil (VOC) dan NOx akan terbentuk ozon. Polutan ini bisa meminimalisir kegunaan paru – paru dan mengakibatkan gejala pernapasan, seperti batuk, sesak napas, juga menyebabkan asma apabila sampai terhirup oleh manusia.

3. Timbal
Pada umumnya timbal berasal dari industri kilang logam, pembakaran bensin bertimbal di mesin pesawat, pembakaran limbah, dan manufaktur baterai. Perilaku negatif pada anak – anak, juga efek kardiovaskular dan ginjal pada orang dewasa adalah akibat dari jika manusia menghirup polutan timbal.

4. Nitrogen Dioksida
Pembakaran bahan bakar fosil seperti aktifitas pada pembangkit listrik, boiler industri besar, kendaraan, dan pembakaran kayu bisa menghasilkan nitrogen. Apabila polutan ini terhirup oleh manusia maka dapat menyebabkan penyakit paru – paru, gejala pernapasan, juga kerentanan terhadap infeksi pernapasan meningkat.

5. Particulate Matter
Melalui reaksi kimia, pembakaran, proses industri, dan juga pembakaran aspal maka akan terbentuk polutan partikulat. Dengan jangka pendek polutan ini akan memperburuk kesehatan jantung maupun penyakit paru – paru dan juga mengakibatkan masalah pernapasan, sementara dengan jangka panjang bisa mengakibatkan kematian.

6. Sulfur Dioksida
Sulfur dioksida berasal dari Pembakaran bahan bakar fosil pada instalasi pembangkit listrik dan kegiatan industri bisa menghasilkan sulfur dioksida.  Selain itu sulfur dioksida  juga dapat terbentuk dari proses alam seperti gunung berapi. Apabila polutan ini terhirup oleh manusia maka akan mengakibatkan asma dan akan membuat susah untuk bernapas.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *