Akibat Dari Gas Sulfur


Akibat Dari Gas Sulfur – Sulfur dioksida merupakan salah satu gas oksida sulfur (SOx). Gas sulfur dioksida sangat mudah larut dalam air, mempunyai bau, dan tidak mempunyai warna. Pencemar sekunder yang terbentuk dari sulfur dioksida yaitu seperti partikel sulfat, bisa berpindah dan terdeposisi tidak dekat dari sumbernya.

Akibat Dari Gas Sulfur
Sulfur dioksida dan gas oksida sulfur yang lain terbentuk ketika terjadi proses pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur. Di wilayah perkotaan, kegiatan pembangkit tenaga listrik menjadi sumber sulfur utama, terutama yang memakai batu bara maupun minyak diesel sebagai bahan bakarnya, dan gas buang dari kendaraan yang memakai diesel dan industri yang memakai bahan bakar batu bara dan juga minyak mentah.

Detector gas merupakan salah satu alat ukur yang akurat untuk mendeteksi kebocoran gas. Apabila anda ingin menggunakan alat tersebut anda bisa membelinya di alat ukur Indonesia. Pencemar udara merupakan kriteria saat mengukur tingkat pencemaran yang terjadi di sebuah wilayah.

Yang termasuk pencemar udara yaitu:
1.Sulfur dioksida atau SO2.
2.Karbon Monoksida atau  CO.
3.Nitrogen dioksida atau NO2.
4.Ozon atau O3.
5.Hidrokarbon
6.Pb atau Timah Hitam
7.TSP atau Total Suspended Particles.
8.PM 10, Parameter debu (PM 2.5)

Pencemaran SOx diudara berasal dari pemakaian batu bara yang dipakai pada aktifitas industri, transportasi, dan lain – lain. Belerang pada batu bara yaitu berupa mineral besi peritis dan bisa juga berbentuk mineral logam sulfida yang lain seperti PbS, HgS, ZnS, CuFeS2 dan juga Cu2S.

Pada proses industri besi dan baja banyak menghasilkan SOx sebab mineral – mineral. Banyaknya kadar sulfur dioksida di udara adalah salah satu penyebab terjadinya hujan asam. Zat ini berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan juga asam nitrat yang sangat mudah larut sehingga akan jatuh bersama dengan air hujan.

Air hujan asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman tanah dan juga keasaman air permukaan yang berbahaya untuk kehidupan ikan dan juga tanaman. Belerang yang termasuk pengotor pada bahan bakar fosil bisa menyebabkan hujan asam.

Apabila terjadi kelebihan zat asam di danau maka akan menyebabkan makhluk hidup yang ada di dalam air bisa mengalami kematian. Jenis plankton dan invertebrate adalah mahkluk yang pertama mati yang disebabkan oleh pengaruh pengasaman.

Apabila suatu air danau mempunyai pH < 5, > 75 persen dari spesies ikan akan hilang. Dengan konsentrasi tinggi sulfur dioksida juga berbahaya untuk tumbuhan yaitu  bisa membunuh jaringan pada daun.

Secara kronis sulfur dioksida akan mengakibatkan terjadinya kshlorosis. Kerusakan tumbuhan akan diperparah dengan peningkatan kelembaban udara. Sulfur dioksida pada udara akan berubah menjadi asam sulfat. Oleh sebab itu, diwilayah dengan pencemaran oleh sulfur dioksida yang tinggi, tumbuhan akan rusak oleh aerosol asam sulfat.

Incoming search terms:

  • jual alat cek tanah di bogor
  • alat ukur literan lcd
  • kebasaan maluku
  • rempah rempah dari maluku harganya sangat tinggi di eropa karena

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *